Jumat, 03 Juni 2011

Jejak Cinta

langit begitu cerah malam ini, sedikit ku buatkan sebuah puisi untuk bulan dengan ditemani secangkir kopi luwak disini, bukan apa-apa sekedarnya menyuguhkan sedikit cinta malam ini. puisi sang kanfas cinta.

Ku buka hati dan bukan ku lari
hanya membuka tanpa sedikit pun membisik
ku pejamkan mata, ku benamkan jiwa, ku rasakan angin yang kau tiupkan ke arahku
dan ku ikuti jejak itu
mungkin walau waktu dan jarak yang begitu sulit tuk bisa kita bersatu, namun hatiku tetap menunjuk ke arahmu
dan walau kau miliki batu kristal yang baru yang selalu mengalungimu kemana pun kau melangkah
aku tahu kau beri jejak untukku, selalu untukku

matamu tak bisa lekang dariku, ku bisa rasakan itu
angin yang selalu kau kibaskan begitu kencang mengikatku
memberi jejak tuk mendekatimu, selalu untukmu


mungkin sajak yang ku tulis tak seindah karya sang penyair bangsawan, tapi sekelubat jiwanya ada padaku. :)